Membangun budaya perusahaan yang baik tentu bukan perkara mudah sebab membutuhkan komitmen sejak awal. Perlu diketahui, budaya perusahaan umumnya dapat menunjukkan identitas suatu organisasi.

Dengan budaya yang baik, tentu bisa mendapatkan dan mempertahankan talenta terbaik di perusahaan dengan mudah. Nah, untuk memahami tips membangun budaya perusahaan yang baik lebih lanjut, simak ulasan selengkapnya berikut.

Bagaimana Cara Membangun Budaya Perusahaan yang Baik?

Pada dasarnya, budaya dalam suatu perusahaan sangat krusial karena menentukan keberhasilan bisnis. Sebab, aspek satu ini dapat memberikan banyak manfaat, terutama jika dimiliki oleh seluruh perusahaan.

Budaya perusahaan yang baik akan membuat karyawan merasa dihargai dan meningkatkan angka produktivitas serta loyalitas. Untuk membangun budaya perusahaan dengan efektif, ada beberapa cara yang bisa dilakukan, antara lain:

1. Ciptakan Komunikasi yang Efektif

Salah satu cara membangun budaya perusahaan yang baik bisa dengan mulai menciptakan komunikasi efektif. Komunikasi dalam budaya perusahaan perlu ditingkatkan dengan tujuan untuk mendengar dan menyampaikan pesan kepada orang lain.

Pasalnya, komunikasi seringkali menjadi sumber masalah yang terjadi tanpa disadari. Komunikasi yang dimaksud bukan hanya satu arah antara pihak perusahaan kepada karyawan, melainkan sebaliknya.

Ketika komunikasi tidak berjalan baik, pesan yang disampaikan pun tidak bisa diterima atau mungkin disalahartikan. Agar hal tersebut tidak terjadi, ciptakanlah komunikasi yang efektif sebagai jembatan ideal dalam membangun budaya positif di tempat kerja.

2. Nilai Karyawan Secara Objektif

Penilaian kerja merupakan sebuah proses yang harus dilakukan perusahaan untuk memotivasi karyawan agar terus tumbuh. Saat menilai karyawan, maka lakukan secara objektif, yakni harus berdasarkan kinerja dan pencapaian.

Dalam hal ini, penilaian dapat dimulai dari pemimpin di suatu perusahaan. Perubahan akan diperoleh secara efektif ketika dimulai dari pendiri perusahaan sebagai orang pertama yang meletakkan dasar untuk pengelolaan bisnis tersebut.

3. Tunjukkan Apresiasi

Langkah membangun budaya perusahaan yang baik dan positif adalah membuat sistem reward bagi karyawan. Reward ini diberikan kepada karyawan yang berhasil menunjukkan peningkatan terhadap kinerja sekaligus nilai-nilai positif dalam perusahaan.

Misalnya, reward diberikan karena bekerja keras yang dibuktikan dengan performa optimal. Dengan adanya reward, maka karyawan akan merasa diapresiasi atas pekerjaan yang sudah dilakukan.

Memang, masih ada perusahaan yang mengedepankan pemberian sanksi ketika karyawan melanggar aturan dan bahkan akibat tidak memenuhi target kinerja. Sayangnya, hal ini tidak selalu efektif dalam mendorong perusahaan dalam diri karyawan.

4. Tanamkan Toleransi

Perbedaan yang ada dalam sebuah perusahaan merupakan suatu hal wajar. Biasanya, perbedaan dapat berupa kepercayaan, budaya, sudut pandang, hingga preferensi. Bahkan, perbedaan tersebut seringkali berujung pada pertikaian.

Untuk menghindari hal tersebut, perlu adanya penanaman toleransi, dimulai dari seorang pemimpin. Jika perlu, masukkan toleransi kepada sesama ke dalam daftar peraturan yang ada di perusahaan.

Selanjutnya, beritahu setiap orang di kantor bahwa perusahaan menghargai perbedaan dan tidak mendiskriminasi kepada siapa pun yang dianggap berbeda. Dengan begitu, perbedaan pun akan lebih mudah diterima dalam perusahaan. 

5. Fokus pada Kesehatan Mental

Dalam membangun budaya perusahaan atau organisasi yang baik, kesehatan mental menjadi salah satu elemen paling penting. Namun, kesehatan mental ini kerap tidak diperhatikan sehingga tempat kerja rentan terhadap stres.

Apabila dibiarkan, maka dapat mempengaruhi kondisi mental dan fisik seseorang yang pada akhirnya menurunkan kinerja. Untuk itu, sebuah perusahaan perlu memperhatikan kondisi mental setiap orang.

Cara terbaik untuk menciptakan lingkungan kerja yang mendukung kesehatan mental adalah membuat suasana kantor dengan senyaman mungkin. Tak hanya itu, biasakan untuk bertutur kata yang baik, memberi sapaan satu sama lain, dan membicarakan hal-hal positif.

6. Rekrut Orang yang Tepat

Tips membangun budaya perusahaan yang baik selanjutnya, yakni merekrut orang-orang dengan kepribadian dan pola pikir sejalan. Selain kemampuan teknis, hal ini menjadi salah satu faktor penilaian dalam menerima karyawan baru.

Sebab, jika salah merekrut orang, bukan tak mungkin akan menimbulkan berbagai efek negatif di kemudian hari. Bahkan, karyawan mungkin bisa mengalami kesulitan menyesuaikan diri dengan budaya perusahaan yang sudah lebih dahulu diterapkan sehingga mengganggu produktivitas saat bekerja.

7. Wujudkan Kesetaraan di Tempat Kerja

Kesetaraan di tempat kerja bukan mengenai upah karyawan, melainkan perlakukan antara satu orang dengan yang lain. Upah karyawan tentu akan berbeda-beda sesuai dengan tanggung jawab dan hasil yang telah dicapai.

Untuk itu, budaya perusahaan yang baik tentu harus memberikan perlakukan adil terhadap para karyawan, tidak peduli posisi, gender, maupun tanggung jawab. Sekarang ini, kesenjangan gender dalam dunia kerja di Indonesia masih cukup tinggi di mana tingkat partisipasi dan upah perempuan jauh di bawah laki-laki.

Jika ingin memiliki budaya yang baik, cara terbaik adalah mendukung kesetaraan dan tidak diskriminatif. Rekrutlah karyawan berdasarkan kemampuan agar membuat setiap orang di perusahaan merasa diakui dan diperlakukan dengan adil.

8. Berikan Peluang untuk Terus Belajar

Cara membangun budaya perusahaan yang baik dan positif adalah dengan memberikan peluang kepada karyawan untuk belajar. Ya, budaya yang unggul penuh dengan orang-orang yang senang belajar akan hal baru.

Seorang pemimpin yang sukses merupakan mentor terbaik di mana bisa memberikan akses karyawan untuk mengikuti pelatihan pengembangan diri. Dengan demikian, kesempatan melakukan suatu pekerjaan baru pun semakin terbuka. 

Manfaat Membangun Budaya Perusahaan yang Positif

Ketika perusahaan tidak memiliki budaya yang baik, tentu bisa menimbulkan masalah di masa mendatang. Selain itu, hal tersebut juga dapat memberikan citra buruk kepada perusahaan atau bisnis yang sedang dijalankan.

Ketika cara membangun budaya perusahaan yang baik bisa diterapkan dengan tepat, maka akan memberikan manfaat. Beberapa manfaat dari membangun budaya yang baik pada suatu perusahaan, di antaranya:

1. Tingkat Turnover Rendah

Manfaat utama dari budaya perusahaan yang baik dan sehat adalah membuat karyawan merasa betah dan enggan untuk pindah bekerja. Hal tersebut berarti membuat tingkat turnover menjadi rendah serta mengurangi biaya pengeluaran di bidang SDM.

2. Kualitas dan Produktivitas Kerja Meningkat

Selain turnover yang rendah, manfaat budaya sehat dalam suatu perusahaan, yakni meningkatkan kualitas dan produktivitas kerja. Tingkat produktivitas dan kualitas kerja yang lebih tinggi akan memberikan hasil terbaik.

Dengan begitu, akan berimbas pada keuntungan perusahaan yang semakin meningkat. Bahkan, secara tak langsung juga membuat peningkatan kesejahteraan finansial pada karyawan dalam perusahaan tersebut.

3. Meningkatkan Reputasi Perusahaan

Manfaat memiliki budaya yang baik lainnya adalah meningkatkan reputasi suatu perusahaan. Reputasi ini tentu bisa menarik berbagai pihak untuk melakukan kerja sama. Tak hanya itu, perusahaan dengan reputasi yang positif bisa menarik perhatian para pekerja profesional untuk turut bergabung.

Cara membangun budaya perusahaan yang baik dan diterapkan dengan tepat bisa memberikan keuntungan, baik untuk organisasi maupun karyawan di dalamnya. Meski bukan hal yang mudah, namun tak ada salahnya untuk mencoba bersama-sama.

Comments are closed.