Fungsi plasma darah di dalam tubuh tidak kalah penting dengan komponen lainnya. Jika Anda pisahkan dari komponen lainnya, maka akan terlihat cairan berwarna kuning.

Cairan kuning tersebut merupakan komponen penyusun darah manusia paling banyak, yaitu sebanyak 55%. Komposisinya terdiri atas 92% air dan 8% sisanya glukosa, protein, elektrolit dan imunoglobulin.

Kandungan airnya yang tinggi mempermudah pergerakan darah maupun nutrisi di dalam tubuh. Selain itu, masih ada banyak peran penting dari komponen tersebut.

Mengenal 9 Fungsi Plasma Darah

Fungsi plasma di dalam tubuh sangat banyak. Beberapa akan dijelaskan secara detail dalam ulasan berikut ini. Anda perlu mengetahuinya, mengingat komponen itu berperan penting bagi kesehatan.

1. Menjaga Suhu

Salah satu fungsinya adalah menjaga suhu tubuh tetap stabil. Cara kerjanya dengan menyeimbangkan proses pelepasan maupun penyerapan panas sesuai kebutuhan sehingga tidak akan merasa kepanasan.

2. Melawan Infeksi

Adanya kandungan imunoglobulin berfungsi meningkatkan sistem kekebalan tubuh manusia. Kehadirannya berperan membantu melawan berbagai macam infeksi dari virus maupun bakteri penyebab penyakit.

Selain itu, juga terdapat protein antibodi. Fungsinya untuk melindungi tubuh dari serangan bakteri dan virus. Sistem kekebalan tubuh meningkat sehingga Anda tidak mudah sakit.

3. Memelihara Keseimbangan Cairan

Fungsi plasma darah lainnya adalah menjaga keseimbangan cairan di tubuh. Hal karena plasma darah mengandung protein albumin. Protein tersebut membantu mempertahankan cairan sehingga tidak rembes keluar.

4. Mengangkut Berbagai Limbah

Proses metabolisme menghasilkan energi yang dibutuhkan untuk beraktivitas. Namun, proses tersebut juga menghasilkan limbah. Proses pembuangan limbahnya melibatkan organ hati dan ginjal.

5. Terlibat dalam Proses Pembekuan Darah

Jenis protein yang terdapat di plasma ada 2, salah satunya adalah fibrinogen. Protein tersebut memiliki peran penting pada proses pembekuan darah. Caranya dengan mengurangi pendarahan aktif.

Jika kandungan fibrinogennya rendah, maka saat terjadi pendarahan akan kehilangan banyak darah akibat sulit berhenti. Apabila kadar fibrinogen tercukupi, maka proses pembekuan darahnya berjalan normal.

6. Menjaga Kinerja Otot dan Saraf

Fungsi plasma darah lainnya adalah membantu menjaga otot dan saraf agar bekerja dengan baik. Hal ini didukung dengan adanya kandungan berbagai elektrolit yang bagus untuk kesehatan.

Contohnya antara lain kalium, natrium, kalsium dan magnesium. Orang yang kekurangan elektrolit biasanya mudah terkena penyakit seperti kejang, irama jantung tidak normal dan otot menjadi lemah.

7. Memelihara Keseimbangan Darah

Protein albumin berperan penting menjaga tekanan onkotik agar cairan di tubuh seimbang. Adanya tekanan tersebut membuat cairan tidak rembes ke bagian luar tubuh maupun kulit.

Biasanya area tersebut mengandung lebih sedikit cairan. Orang yang memiliki kadar albumin rendah berisiko mengalami beberapa gejala seperti pembengkakan di kaki, tangan maupun perut.

8. Mendistribusikan Hormon dan Nutrisi

Fungsi plasma darah selanjutnya adalah sebagai alat transportasi. Tugasnya adalah mengangkut berbagai macam zat seperti hormon, nutrisi dan protein ke seluruh sel.

Hormon diperlukan untuk mendukung pertumbuhan tulang dan otot. Selain itu, juga dibutuhkan pada proses pembekuan darah. Sedangkan, nutrisi diperlukan sebagai sumber energi untuk pertumbuhan dan perkembangan.

9. Menjaga Keseimbangan Asam dan Basa

Elektrolit juga dapat berfungsi menyeimbangkan asam basa tubuh. Dengan demikian, tubuh akan selalu terhidrasi dengan baik. Apabila kadar plasma menurun akan berpengaruh terhadap jumlah elektrolit di tubuh.

Plasma darah memegang banyak peran penting bagi kesehatan tubuh. Apabila kadarnya rendah, maka tubuh akan mudah mengalami berbagai penyakit, mengingat fungsi plasma darah sangat banyak.

Comments are closed.